Author: hamlennon

Good Bye Grandma

Tuesday, September 25th, 2007 @ 2:15 AM

For GrandmaSudah sepekan yang lalu Nenek meninggal :cry: . Padahal postingan kemarin juga sama, berita duka dari kampus. Sedih sekali ditinggal nenek tercinta. Nenek yang dari kecil mengasuh dan membesarkan aku, mulai dari lahir sudah di rumah Nenek. Sayang sekali sewaktu Nenek berpulang aku tidak berada di sampingnya. Bukan cuma itu saja, seluruh keluargaku mulai dari Ayah (anak nenek), Ibu, sama adik juga tidak berada di Palangkaraya. Sempat sangat menyesal dengan kenyataan ini tapi apa mau dikata, semuanya sudah menjadi kehendak Allah SWT.

Hari Rabu, seminggu kemarin jam 7 pagi dapat sms dari Kak Iin isinya “Nenek uda sulit banget napasnya, kita semua disini uda pada ngumpul dan sekarang kita lagi pada baca surat Yasin. Doakan Nenek ya Ndu!”. Benar-benar seperti di sambar petir di pagi buta. Ada apa ini, kok tiba-tiba jadi kayak gini? Sepertinya ada beberapa informasi yang aku belum tau. Langsung tanyakan Ibu ke bawah, kebetulan Ibu sedang berada di Jogja. Ternyata beberapa hari yang lalu Nenek terjatuh di depan rumahnya. Mungkin karena umur Nenek yang sudah tidak muda lagi kejadian tersebut berakibat fatal bagi kesehatan Nenek. Tapi kenapa bisa menjadi begitu parah?

Sepertinya keluarga yang berada disana sudah sedemikian pasrah dengan kondisi ini. Langsung saja kita nelpon keluarga sana via HP Kak Iin. Suara yang terdengar sangat jelas tapi sepertinya alunan surat Yasin yang dilantunkan oleh beberapa keluarga disana lebih jelas lagi. Sayup-sayup juga terdengar suara isak tangis. Kak Iin juga sepertinya juga sedikit terisak. “Kak aku pengen ngomong sama Nenek, tolong HPnya kasihkan ke Nenek”. Terdengar nafas Nenek yang sudah sangat berat, sempat terdiam sebentar, sudah tidak kuat lagi menahan air mata. “Nek Pandu minta maaf amun ulun banyak banar besalah lawan Nenek, yang kuat Nek lah“. Trus giliran adek yg ngomong langsung disambung oleh Ibu. Kita juga disuruh keluarga disana untuk mengikhlaskan Nenek. Ayah juga sudah di beritahu untuk segera pulang ke Palangkaraya. Ayah masih berada di Samba (Pedalaman Kal-Teng) dan sedang menunggu transportasi ke arah Kota.

Kita semua masih berharap-harap cemas hari itu. Tiba-tiba jam setengah 2 sore kita mendengar berita Nenek sudah berpulang. Innalillahi Wa Innailaihi Roji?un, kita pun sudah tidak mampu menahan derasnya air mata. Mungkin Allah SWT berbuat yang terbaik atas semua ini. Nenek sudah lama sekali menderita penyakit Pikun yang bisa membahayakan kesehatan Nenek. Mengontak Ayah sekarang dengan posisi masih disana, Ayah pun sama seperti kita, terisak-isak setelah mendengar berita ini. Ayah belum sempat sampai dan masih dalam perjalanan. Padahal kalau ingat dulu Nenek pernah bilang kalau Ayah itu anak kesayangan Nenek, kalau Nenek tidak pikun pasti Nenek sangat menanti kedatangan Ayah.

Semoga arwah Nenek deterima di sisiNya. Tiada lagi kata yang terucap selain doa agar Nenek bisa diterima di tempat yang terbaik disana. We Love Grandma Forever!

Download The Beatles – In My Life

There are places i’ll remember
All my life though some have changed
some forever not for better
some have gone and some remain
all these places had their moments
with lovers and friends, i still can recal
Some are dead and some are living
in my life, i’ve loved them all
In my life by The Beatles
For Grandma

I Me Mine


 


One Response to “Good Bye Grandma”

  1. Jhony Says:

    Turut berduka cita, semoga keluarga yang di tinggalkan diberikan ketabahan.

Leave a Reply