Author: hamlennon

Mineta Love Story

Friday, January 4th, 2008 @ 5:10 PM

MinetaAlkisah, hiduplah seorang putri yang cantik jelita bernama Putri Aulia di kerajaan Geokalingga. Sebuah kerajaan yang tersohor dengan para ksatria yang tangguh. Di Geokalingga tidak ada satupun wanita yang bisa menandingi kecantikan Putri Aulia. Akhirnya tiba saatnya untuk Putri menikah dan memilih siapa lelaki beruntung yang bisa menjadi pendamping hidupnya.

Sang Raja resah dengan tingkah Putri Aulia, Putri semata wayangnya ini. Putri Aulia tidak pernah mau memilih seorang pun ksatria di kerajaan Geokalingga. Apa yang membuat Putri Aulia begitu ragu? ujar Raja. Raja akhirnya memutuskan untuk segera menikahkan sang Putri dengan salah seorang Ksatria yang terbaik, yang dapat melindungi sang putri di kemudian hari dan tetap menjaga kedaulatan kerajaan Geokalingga. Ya, sebuah sayembara yang menandingkan seluruh ksatria terbaik di Geokalingga dan siapa yang memenangkan sayembara ini maka dia akan menjadi Pangeran yang akan menikahi Putri Aulia.

Putri Aulia tidak setuju dengan sayembara ini. Tetapi sang Ratu telah membujuknya untuk memikirkan masa depan Kerajaan ini. Akhirnya Sang Putri setuju dengan sayembara ini, tetapi dengan sebuah syarat. Sayembara ini tidak hanya diikuti oleh para Ksatria Geokalingga saja tetapi juga para Ksatria di kerajaan Mineta. Akhirnya sayembara ini disebarkan ke seluruh pelosok kerajaan. Termasuk ke kerajaan Mineta.

Kerajaan Mineta adalah sebuah kerajaan yang terletak di pegunungan yang sangat berdekatan dengan kerajaan Geokalingga. Sudah ratusan tahun yang lalu kerajaan Minera dan Geokalingga bersahabat dan menjadi sekutu yang sangat kuat. Dahulu kala kedua kerajaan ini menjadi satu, hanya saja karena daerah pemerintahan yang semakin luas akhirnya Raja yang pada saat itu menjabat membagi wilayah kerajaannya menjadi dua. Dan memberikan kekuasaan kerajaan tersebut kepada kedua anaknya. Raja berharap agar kedua kerajaan ini akan tetap menjadi satu kesatuan kerajaan yang bisa saling melindungi dan saling membutuhkan. Harapan Raja pun tetap terwujud sampai sekarang.

Mineta dipimpin oleh seorang Raju muda bernama Wiratungga yang dilantik untuk menggantikan Ayahnya yang meninggal secara mendadak. Tentu saja raja yang masih muda itu belum mempunyai pendamping hidup. Raja pun akhirnya dipaksa oleh Perdana Mentri untuk segera memilih seorang wanita di Kerajaan Mineta untuk dijadikan permaisurinya, sesuai dengan titah Raja sebelum berpulang. Dengan wajahnya yang tampan dan badannya yang gagah perkasa membuat para wanita di Mineta jatuh hati padanya. Tetapi tidak satupun wanita di Mineta yang bisa meluluhkan hatinya.

Raja Wiratungga adalah seorang Raja yang adil dan bijaksana terhadap rakyatnya. Dalam waktu singkat dia berhasil memajukan ekonomi rakyatnya dengan sangat baik. Segi pertahananpun terus ditingkatkan, memperbaharui semua sistem persenjataan dan terus melatih para ksatria yang ada agar dapat setangguh para Ksatria di Kerajaan Geokalingga. Hingga pada akhirnya seluruh kerajaan di dunia menjadi segan untuk menggangu kedaulatan Mineta. Untung saja Raja Wiratungga tidak seperti para pendahulunya yang lebih senang meninvasi kerajaan lain. Hal itu membuat kerajaan ini menjadi sebuah kerajaan yang sangat damai.

Akhirnya sayembara inipun sampai ke kerajaan Mineta. Tentu saja Raja Wiratungga mendengar kabar ini, seorang penasehatnya mengatakan bahwa ini merupakan kesempatan emas bagi Raja untuk menunjukan kemahirannya dalam berpedang. Raja merupakan salah seorang Ksatria yang paling tangguh di Mineta karena sedari kecil Wiratungga sudah di didik secara keras oleh Ayahnya dengan kemampuan-kemampuan yang akan dibutuhkannya kelak saat menjadi Raja. Raja akhirnya turut serta dalam sayembara ini. Tentu saja yang dipikirkan Raja adalah masalah kompetisi di dalam sayembara ini, bukan hadiah dari sayembara ini yaitu berhak untuk menikahi Putri Aulia. Bagi Raja Wiratama itu bisa dipikirkan nanti.

Ternyata sayembara ini sudah diatur oleh Putri Aulia. Sebenarnya Putri Aulia jatuh hati dengan Raja Wiratungga. Beberapa tahun yang lalu mereka pernah bertemu, pada saat Kerajaan Mineta melakukan lawatan ke kerajaan Geokalingga. Tentu saja bukan hal yang etis bagi seorang Putri jika ingin melamar sang Raja, hal yang sangat mustahil. Akhirnya sang Putri setuju dengan sayembara dengan syarat seperti itu agar Raja Wiratungga bisa ikut serta dalam sayembara ini. Penasehat sang Raja pun telah di suap oleh sang Putri untuk dapat membujuk sang Raja agar Raja dapat ikut serta. Lalu Putri Aulia dapat mengatur para Ksatria Geokalingga untuk mengalah dan Putri Aulia yakin kalau para ksatria Mineta tidak akan pernah berani melawan Rajanya sendiri.

Akhirnya hari itupun tiba dan tentu saja seperti yang kita perkirakan sebelumnya, Raja Wiratungga memenangkan sayembara ini. Dan akhirnya Raja bertemu dengan Putri Aulia. Raja sempat terpesona dengan kecantikan Putri tapi itu tidak membuat hatinya bergetar. Sang Raja bertanya kepada penasehatnya tentang perasaannya dan berkeinginan untuk menolak Putri Aulia. Tentu saja sang penasehat langsung menyakinkan Raja dengan mengatakan bahwa apabila Raja menikahi Putri Aulia maka dua kerajaan ini akan menjadi satu. Kembali ke sejarah di masa lalu. Tentu saja Raja yang ternyata juga haus akan kekuasaan ini setuju. Raja selalu ingin memperluas kerajaannya tanpa menggunakan kekerasan dan juga korban Jiwa. Apalagi tiada salahnya menikahi seorang Putri yang cantik jelita. Akhirnya Sang Raja sering menyempatkan waktunya untuk bercengkrama dengan Putri Aulia untuk mengenalnya lebih dekat sebelum mereka menikah nanti.

Kerajaan Mineta sering mengadakan Festival untuk menyampaikan terima kasihnya pada para dewata. Dengan Ekonomi mereka yang kuat bukanlah hal yang sulit untuk mengadakan Festival yang sangat besar sekalipun. Akhirnya Sang Raja memutuskan untuk turun ke rakyatnya dan menkmati Festival itu bersama rakyat yang dicintainya bukan di dalam kerajaannya sendiri. Tentu saja Raja menyamar agar rakyatnya menjadi tidak segan kepadanya. Di dalam Festival Raja sempat melihat seorang wanita cantik yang menjadi pelayan dalam Festival ini. Raja sangat tertarik dengan kepribadiaan wanita ini dan mengajaknya berkenalan. Nama wanita itu adalah Kumala.

Setelah Festival ini berakhir Sang Raja sering bermain ke kediaman Kumala dengan menyamar. Rumah Kumala adalah Rumah yang sederhana dan sangat sempit. Dia berusaha hidup mandiri setelah kedua orang tuanya meninggal. Raja sangat terkesan dengan kemandiriian Kumala dan kerja kerasnya dalam bertahan hidup. Kumala juga seorang Wanita yang cerdas, yang berpikir dengan cara yang tidak pernah dibayangkan oleh sang Raja. Akhirnya hati sang Raja bergetar juga setelah mengenal wanita ini. Sang Raja berkenalan dengan nama Wirabuana.

Suatu waktu, saat Sang Raja kembali menyamar dan menemui Kumala tetapi seseorang menghalanginya. Tepat di depan rumah Kumala berdiri seorang Ksatria Mineta yang juga jatuh hati kepada Kumala. Ksatria tersebut menantang Wirabuana untuk bertarung. Pertarungan tersebut sangat dasyat, sampai-sampai semua penduduk di desa tersebut keluar untuk melihat apa yang terjadi termasuk Kumala akhirnya keluar dari Rumahnya. Wirabuana berhasil beberapa kali menjatuhkan Ksatria tersebut tetapi tidak lama kemudia beberapa pasukan keamanan datang dan segera melumpuhkan Wirabuana. Mereka mengira bahwa Wirabuana adalah orang yang menganggu keamanan di daerah tersebut. Sang Ksatria sangat senang melihat kejadian ini, akhirnya tidak ada lagi yang bisa menganggu Kumala lagi.

Kumala segera berusaha untuk membantu Wirabuana untuk melepaskan diri dari Pasukan tersebut. Sambil menangis Putri Kumala mencoba sekuat mungkin untuk melepas cengkraman Para Pasukan tersebut. Wirabuana juga mencoba berontak tapi jumlah pasukan yang tidak imbang membuat perlawanannya sia-sia. Para pasukan malah menjauhkan dengan paksa Kumala dari Wirabuana, Kumalapun hanya bisa menangis dan memanggil nama Wirabuana. Sepertinya Kumala juga sudah jatuh cinta pada Wirabuana. Akhirnya Wirabuana sudah tidak tahan lagi dan segera melepaskan penyamarannya. Para pasukan terkejut dan segera melepaskan cengkramannya. Mereka semua tertunduk dan berkata “maafkan Kami Raja”. Mendengar hal tersebut seluruh rakyat yang melihat kejadian itupun menunduk hormat kepada Raja termasuk Ksatria yang berusaha mencelakainya tadi.

Dengan tatapan tidak percaya dan masih dalam keadaan menangis Kumala berlari menghampiri Sang Raja. Dan Kumala menanyakan apakah keadaannya baik-baik saja, Rajapun menjawab bahwa semua baik-baik saja. Kemudian melihat semua orang yang masih tertunduk, Kumala bertanya apakah benar Wirabuana adalah Raja Mineta. Rajapun mengiyakannya, sesaat kemudia Kumala berusaha untuk menunduk tetapi Raja langsung memeluknya. Raja berkata “Benar sekali Kumala, Aku adalah seorang Raja yang nantinya akan menjadikan kamu permaisuriku”. Mendengar hal itu Kumala pun menangis terharu mendengar kenyataan sekaligus lamaran dari Sang Raja.

Akhirnya mereka pun menikah dan seantero kerajaan berpesta dengan Pesta yang terbesar yang tidak pernah ada sebelumnya. Berita ini sampai ke telinga Putri Aulia dan membuat Putri Aulia tidak percaya dengan kenyataan ini. Putri Aulia mencoba untuk menanyakan hal ini langsung kepada Raja Wiratungga dengan beberapa surat yang dikirimkannya. Sang Raja tidak pernah membalasnya. Putri Aulia sakit hati dan sangat membenci tingkah Sang Raja ini. Sang Raja memang sangat menyepelekan masalah ini seharusnya sebelum menikah Sang Raja harus menemui Putri Aulia untuk membatalkan rencana pernikahan mereka.

Tapi semua sudah terjadi dan Sang Raja larut dengan kesenangannya dengan mendapatkan seorang wanita pujaan hatinya yaitu Ratu Kumala. Dan sepertinya mereka akan hidup bahagia selamanya. Dan Putri Aulia menjadi penyendiri dan jarang bicara kepada orang lain. Sepertinya Putri Aulia menyimpan sakit hati yang sangat dalam dan mungkin saja Putri Aulia sedang memikirkan suatu rencana untuk merebut apa yang telah menjadi haknya atau lebih tepat keinginannya. Mungkin Saja….

Maybe continued…… i hope not!

I Me Mine


 


Leave a Reply