Author: admin
Tahun Baru “Kelabu”
Thursday, December 31st, 2009 @ 11:55 AM

Malam ini aku masih bingung. Apa yang harus kurayakan? Lagipula baru saja tadi siang seorang pemimpin besar bangsa ini dimakamkan. Masih merasakan kehilangan, dalam….
Lebih dari itu, dalam menatap masa depan, mengapa semuanya menjadi lebih buram? Ini bukan pesimis, hanya ingin mencoba sedikit realistis.
Tapi, bagaimanapun juga kita harus tetap merayakan hidup dengan kerja keras kawan. Karena Revolusi kita masih panjang.
“Sekali lagi kawan, sebaris lagi !”







January 4th, 2010 at 11:37 PM
wah udah lama ga ngeblog bos kemana ajax
iya nie tahun baru beda bgt tapi tetep aja koq masih terdengar kembang api
rutinitas dari tahun ke tahun tetap sama pasti pada ke alun2 jogja walaupun wa nggak pernah ada ritual macam gitu XD
cuma kumpul bareng temen n makan udah itu aja cuma ajang ketemuan setahun sekali ngirit
January 6th, 2010 at 2:15 AM
sebelum ajal mendekat dan menghianat…
sip bung, lanjutkan kerja2
laki2 dilarang berduka, sebab air mata hanya untuk yang lemah
January 8th, 2010 at 8:28 AM
@Adam : Wah kmu kok ga ngajak2 sih dam? hehehe
@Bajang: yang nangis juga siapa bung, ini namanya refleksi. Pilih hura-hura atau refleksi? yang pasti kita siap meneteskan tangis, keringat dan darah bukan?
January 8th, 2010 at 12:06 PM
Saya juga tahun baru nonton bareng pake proyektor sama temen2 kok di lantai 8 sebuah gedung. Lalu pas jam 12 malam seluruh cekungan bandung dari segala penjuru dihiasi kembang api. Malam itu padahal dingin banget.. brrrrrrrr… tp masih ada aja yang keluar ya? ha ha ha..
January 11th, 2010 at 6:46 AM
Slamat tahun baru!
January 29th, 2010 at 2:35 PM
@Agn: Cekungan bandung? maksudnya seluruh bandung (ditambah istilah geologi, hehehe)
@DV: Happy New Year too…
May 15th, 2012 at 8:56 AM
Menjadi yg lebih baru..